27 Desember 2017

Malam Melankolis

Selamat malam,
Angin masih menderu
Mengibas rindu
Dengan sejuta haru
Melankolis menyeru.

Melankolis, malam!
Menjelma sebagai angin
Semua harap sesaat ingin
Menjadi kata-kata
Menjadi sabda
Menjadi cerita.

___________________

Kamar Ceria, 2017. Desember menuju Natal

12 Mei 2017

Bagaimana Cara Menaklukkan Derita?

Bagaimana Cara Menaklukkan Derita?

Jangan perdalam goresan dengan pisau,
Tapi dengan masa lalu.


Mei, 2017

Jelang-menjelang

Kemarin aku jelang-menjelang gadis, dia
manis, lugu, cantik, tapi sayang marah mulu.
Aku mendapat teguran kemarin
dia bilang: kamu itu kalau sakit diobati, jangan dibiarkan
Romantis ya, ya memang.

Aku jelang-menjelang kembali
Semakin aku mengenal mu, aku ingin
menyatukan rindumu
Dengan kamarmu
Dengan rumahmu
Dengan bumi
Dengan semesta.

Jelang-menjelang tiang kesenangan
Aku meminjam tubuhmu untuk dibawa ke dalam
bumi yang sudah buak kepada semesta,
“aku iri dengan pasangan itu...selalu bercumbu tak kenal waktu”.

Jelang-menjelang,
akhirnya sampai pesta semesta menyamperi ku.
Aku belum terbiasa dengan ini, maafkan bumi ya...
dia memang tak senang melihat kawannya senang.
Ini cintaku padamu!


________________

2017, dikarpet kamar dan memangku bantal.

TELAGA WARNA

Ketika liburan, aku dan temanku pernah ke sini.
Menjadi waktu dengan kebahagian tersendiri

Para monyet bersembunyi di antara dahan-dahan.
Para lutung berlari mengitari kenangan.

Suara katak dengan sigap mendekat senja.
Suara elang perlahan menjauhi rindu.

Nah, saat itu aku terlelap mendekap selimut,
tiduran dipangkuan bulan sampai semuanya kekal.

Ingin kumimpikan banyak hal te\
ntang mu
masih ada kah cinta yang menggebu?

Simpan cerita ini dalam botol,
Lempar dan kayuh air ketengah telaga warna.

(2017)